*Lestarikan Tradisi Dayak, Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti Nugal Bersama Warga Perbatasan*

Redaksi Korem 121/abw

Bantu masyarakat perbatasan sekaligus ikut melestarikan tradisi suku Dayak, Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti bergotong-royong bersama masyarakat perbatasan RI-Malaysia untuk melaksanakan Nugal di Desa Merakai Panjang,Kecamatan Puring Kencana, Kab. Kapuas Hulu, Kalbar. Senin ( 11/09/2023)
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti dalam keterangan tertulisnya di Makotis Badau, Kecamatan Badau, Senin ( 11/09/2023).
Diungkapkan Dansatgas, Nugal yang berarti menanam padi merupakan budaya unik karena memiliki makna filosofi kebersamaan dan kekeluargaan.
“Nugal juga merupakan tradisi turun- temurun suku Dayak tersebut, ujarnya.
Pentahapan Nugal lanjut Dansatgas diawali dengan pembersihan lahan secara manual dan kemudian dibiarkan kering selanjutnya dibakar. Abu dari hasil pembakaran tersebut tidak dibuang, melainkan dijadikan sebagai pupuk alami untuk menyuburkan dan menjaga keseimbangan keasaman tanah.
Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan Nugal yang dilaksanakan pada Senin ini diikuti oleh seluruh anggota Satgas Pos Merakai Panjang yang langsung dipimpin Danpos Merakai Panjang Serka Angga Gumilar bersama para tokoh adat serta masyarakat Desa Merakai Panjang.
“Keikutsertaan Satgas dalam kegiatan ini, selain membantu masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus mewujudkan kebersamaan dan kekompakan, ditambah pula kita ingin terus melestarikan tradisi masyarakat setempat,” sambungnya.
“Ini merupakan pengalaman yang luar biasa, kami berharap semoga padi yang ditanam dapat tumbuh subur dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Merakai Panjang. Ini sebagai wujud nyata sinergitas TNI dengan masyarakat,” tandas Dansatgas.
Acara Nugal kali ini diawali dengan upacara adat Dayak yang dipimpin langsung oleh Ketua Adat Dayak.
Acara adat tersebut dimaksudkan untuk memohon kepada Tuhan YME dan mengirim doa kepada leluhur mereka agar kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan pada saat panen di berikan hasil yang melimpah.
Salah satu Warga Merakai Panjang Bapak Balan Tingai (66) yang memimpin kegiatan tersebut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Satgas Yonarmed 10/ Bradjamusti karena telah membantu masyarakat menanam padi bersama, dengan kegiatan sepeti ini semakin mendekatkan TNI dengan masyarakat.
“Mewakili warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Komandan dan anggota Satgas yang telah membantu dan bersedia untuk turun langsung dalam pelaksanaan Nugal kali ini,” tuturnya senang

Artikel lainnya

Tinggalkan komentar