
Sanggau – Kodim 1204/Sanggau menggelar pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tahun 1442 H/2020 Masehi, yang diselenggarakan di masjid Mesjid Nurul Kodim Jln. Padi no.1 Kel.Tanjung Kapuas Kec.Kapuas
Kegiatan yang diawali dengan pembacaan Sholawat diba’ oleh Serda Saroji dan kemudian di lanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sertu Jumadi ,kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 1204/Sgu,Letkol.Inf.
Affiansyah S.P,Ustad Ade Djuandi,Pasi Pers Kodim 1204/Sgu,Kapten Kav.yudiyanto,Pasi Log Kodim 1204/Sgu,Kapten Inf.Asep Trisman,Pasi Intel Kodim 1204/Sgu,Kapten Inf.Saiful Husna,Pasi Ter Kodim 1204/Sgu,Eko Prasetyo Widodo,Pasi Ops Kodim 1204/Sgu,Kapten Inf.Agus Mulyana dan Para Personil Makodim 1204/Sgu
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kali ini mengangkat tema “Dengan melalui Nabi Muhammad Saw Tahun 1442 H/2020 M tingkatkan semangat kepedulian kepada sesama di tengah pendemi Covid-19 Kodim 1204/Sanggau.”
Dalam sambutannya, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Affiansyah S.P menyampaikan Malam ini kita patut bersyukur kepada Allah Swt atas berkat rahmat yang di berikan kepada kita sehingga kita dapat bersama-sama bisa memperingati maulid Nabi Muhammad Saw tahun 1242 H/2020 M.
“Nabi muhammad Saw merupakan salah satu contoh suri tauladan bagi umat Islam semunya yang diberikan kepada umat islam kita harus mampu mengikuti suri tauladan yang diberikan terutama bagi anggota Kodim 1204/Sgu dan umat Islam di Kab.sanggau ini.”Pungkasnya
Sementara itu, dalam tausiyahnya Ustaz Ade Djuandi menyampaikan, bahwa hidup manusia di dunia itu sebentar, sedang kehidupan di akhirat selama-lamanya.
Namun kehidupan yang sebentar tersebut sangat menentukan pada kehidupan di akhirat nantinya.
“Nabi Muhammad SAW sebagai sosok yang cerdas, sehingga dijadikan teladan terbaik bagi manusia yang menginginkan ridho-Nya. Hendaknya kita sebagai umat islam mampu meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai rosul pembawa ajaran islam di muka bumi,” ujar Ade
Lanjut Ade, manusia selalu diarahkan pada kebenaran dan mampu mencontoh sikap dan perilaku, serta tindak tanduk Rosulullah sebagai khalifah pemimpin umat islam.
“Sikap menghormati antar sesama agama dalam tali ukuwah islamiyah, yang merupakan wujud dan sikap menjaga kerukunan antar umat beragama,” ungkap Ade.